SURABAYA, JAWA TIMUR – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pemesanan tiket kereta api untuk periode Angkutan Lebaran 2026. Tingginya animo penumpang membuat angka penjualan terus bergerak naik sejak dibuka.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono menegaskan bahwa peluang untuk mendapatkan tiket mudik maupun arus balik masih terbuka, namun masyarakat perlu bergerak cepat agar tidak kehabisan tempat duduk.
“Penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk periode Angkutan Lebaran 2026 telah terjual 179.440 tiket atau sebanyak 31 persen dari total tempat duduk yang disediakan yaitu sebanyak 561.528 tempat duduk,” terang Mahendro Trang Bawono dalam rilisnya, Jumat (20/02/26).
Penjualan tiket tercatat untuk jadwal keberangkatan 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Tren pembelian menunjukkan grafik meningkat seiring mendekatnya masa mudik.
“Sejak 25 Januari 2026 pukul 00.00 WIB, KAI telah membuka pemesanan tiket hingga H-45 keberangkatan. Untuk tanggal favorit atau penjualan dengan tiket tertinggi pada masa Angkutan Lebaran yakni pada Tanggal 18 Maret atau (H-3) dengan penjualan sebanyak 17.545 tiket,” jelas Mahendro.
Untuk arus balik, mulai H+1 hingga H+10, okupansi tempat duduk juga mengalami lonjakan signifikan dan diperkirakan mencapai puncak pada akhir periode libur Lebaran.
Sejumlah kota tujuan dari wilayah Daop 8 Surabaya menjadi primadona pelanggan. Rute menuju Yogyakarta, Semarang, Ketapang, Bandung, hingga Jakarta mencatat angka pemesanan yang cukup tinggi.
“Beberapa rute favorit dari wilayah Daop 8 Surabaya yang menjadi pilihan pelanggan di antaranya KA tujuan Yogyakarta, Semarang, Ketapang, Bandung, dan Jakarta,” kata Mahendro lagi.
Tingginya minat tersebut memperlihatkan kuatnya kepercayaan publik terhadap kereta api sebagai moda transportasi andalan yang dinilai aman, nyaman, serta tepat waktu.
Mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 8 Surabaya melakukan monitoring berkala terhadap okupansi serta kesiapan sarana dan prasarana. Pemeriksaan sarana atau rampcheck, kesiapan awak sarana perkeretaapian, peningkatan kebersihan stasiun dan kereta, serta penguatan sistem pengamanan menjadi prioritas utama.
Selain itu, program diskon tarif sebesar 30 persen stimulus dari pemerintah untuk kelas ekonomi komersial juga mendapat respons positif. Hingga saat ini, tiket dengan potongan harga tersebut telah terjual sebanyak 43.820 kursi dan terus bertambah.
“Sebagai salah satu wilayah operasional dengan mobilitas pelanggan yang tinggi, KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan penjualan tiket guna memastikan kebutuhan transportasi masyarakat dapat terpenuhi dengan optimal. KAI juga mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan lebih awal untuk mendapatkan jadwal serta kelas layanan sesuai kebutuhan,” pungkas Mahendro.





Belum ada komentar